Dituding Menyalahgunakan Wewenang, Wabup Jember Diadukan ke Polisi

Usai diadukan ke Bawaslu oleh seorang pengacara bernama Moh Khusni Thamrin, Selasa siang, Wakil Bupati Jember, Abdul Muqit Arif kembali diadukan ke Polres Jember oleh empat orang warga. Mereka melayangkan pengaduan lantaran menuding Wabup Jember menyalahgunakan wewenang saat memutasi ratusan pejabat di lingkungan Pemkab Jember.

Salah satu pengadu, Hari Subagijo menjelaskan, mutasi jabatan di Lingkungan Pemkab Jember oleh Wabup saat menjabat sebagai Plt Bupati Jember, hingga saat ini masih terus menjadi polemik di Kabupaten Jember. Ditambah informasi yang beredar juga simpangsiur, ada yang menyebut sudah mengantongi ijin, sebagian menyebut tanpa ijin.

Secara aturan lanjut Hari, Plt Bupati dilarang melakukan mutasi tanpa rekomendasi Mendagri, terlebih dilakukan jelang pergantian bupati. Atas dasar itulah, Hari bersama tiga rekannya bernama Teguh Widodo, Kustomo, dam Muhammad Jumari mengadukan Wabup ke Mapolres Jember.

Hari memastikan langkah hukum ini bukan untuk menghukum pihak manapun, melainkan hanya ingin mengatahui apakah mutasi yang dilakukan Wabup saat menjabat sebagai Plt telah mengantongi ijin dari Mendagri atau tidak. Sebab selama ini informasi yang berkembang disampaikan oleh orang bukan penegak hukum, sehingga penilainnya subjektif.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Jember mengembalikan jabatan 366 orang ASN pemkab Jember, yang proses mutasinya tahun 2018 lalu dinilai menyalahi aturan oleh kementerian dalam negeri. Pengembalian Jabatan ini merupakan tindaklanjut atas rekomendasi Mendagri Tito Karnavian, sesuai dengan SOTK 2016.

(707 views)