BPK Temukan Kejanggalan Realisasi Perbup APBD 2020 Senilai 47 Milyar

Badan Pemeriksa keuangan BPK RI menemukan ketidaksesuaian realisasi anggaran dalam Perbup APBD 2020 dan dana Refokusing Covid di kabupaten Jember senilai 47 mikyar rupiah. Demikian disampaikan wakik ketua DPRD Jember Ahmad Halim.

Halim menjelaskan, secara lisan BPK sudah menyampaikan kepada pimpinan DPRD Jember, bahwa dari hasil pemeriksaan sementara yang saat ini sedang berjalan, BPK menemukan banyak persekongkolan, yang menyebabkan terjadinya selisih realisasi anggaran baik dalam perbup APBD 2020, maupun dana refokusing Covid-19. Untuk sementara dari perhitungan BPK terdapat selisih senilai 47 milyar rupaih lebIh.

Meski demikian Halim mengaku belum tahu secara detail, item apasaja yang menjadi temuan BPK. Sebab laporan hasil pemeriksaan secara rinci nanti akan disampaikan BPK, ketika pemeriksaan sudah selesai secara keseluruhan.

Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI, sejak beberapa minggu lalu berada di Jember, untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap pengelolaan keuangan, serta melakukan pemeriksaan khusus terkait realisasi refokusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

 

 

 

(1.494 views)