Mutasi, Pengadaan Komputer, Keabsahan Ijasah Siswa Hingga Dana Covid Jadi Sorotan Dalam Demo GTT-PTT

Bertepatan dengan hari guru nasional, puluhan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap atau GTT-PTT, Kamis siang menggelar aksi unjukrasa di gedung DPRD Jember. Mereka menyoroti kebijakan bupati Faida yang berpengaruh terhadap keabsahan ijasah siswa, mutasi GTT-PTT, pengadaan komputer Diknas hingga dana covid.

Koordinatir GTT-PTT Ali Zamil mengatakan, akibat kebijakan mutasi yang dilakukan bupati Faida sejak 2017 lalu, banyak GTT-PTT yang menjadi korban. Bahkan akibat kebijakan yang tidak manusiawi tersebut beragam musibah dialami GTT-PTT, sampai ada beberapa yang meninggal dunia.
Belum lagi dampak tidak sahnya ijasah yang diterima siswa, karena sejak kebijakan tersebut diberlakukan puluhan sekolah tidak memiliki kepala sekolah. Karena itu bertepatan hari guru nasional, GTT-PTT minta agar segera dilakukan penataan kembali penempatan GTT-PTT.

Terkait anggaran GTT-PTT menyoroti besarnya anggaran covid yang dialokasikan oleh bupati Faida, namun sepeserpun tidak ada yang menyentuh GTT-PTT. Padahal GTT-PTT juga sama seperti masyarakat lainnya, yang juga terdampak pandemi covid-19.

Lebih aneh lagi menurut Ali, kesejahteraan GTT-PTT selama ini seolah diabaikan oleh pemerintah daerah, tetapi pemkab bisa mengalokasikan pengadaan komputer untuk dinas pendidikan senilai 200 juta rupiah tanpa melalui perda APBD.

 

 

 

(280 views)