Kecelakaan Maut Truk Mundur di Ledokombo Diduga Karena Human Error

 

Kecelakaan akibat truk mundur yang menyebabkan Dewi Sinta warga Desa Mulyorejo Kecamatan silo tewas di TKP pada Kamis siang, diduga kuat akibat terjadi human error. Demikian yang disampaikan Kanit Laka Lantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi Hasanudin.

Menurut Kukun, pasca insiden tersebut pihaknya langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk sopir truk truk toyota nopol  P-8809-UL bernama Kadir warga Desa Gumelar Kecamatan Balung. Dari hasil pemeriksaan kendaraan truk tidak ditemukan adanya kerusakan dan kelebihan muatan. Truk yang mengangkut air mineral seberat 4 ton tersebut memiki kapasitas 7,5 ton.

Sementara Kadir saat diinterogasi mengaku sebelum melewati jalan menanjak gigi persneleng berada di posisi tiga. Selanjutnya pada saat hendak diturunkan ke posisi satu terasa berat sehingga tidak berhasil, akibatnya truk berjalan mundur menabrak korban.

Dari keterangan Kadir itu, smentara diduga kuat terjadi human error yakni sopir terlambat untuk menurunkan posisi persneleng saat hendak menanjak di tanjangan dengan kemiringan 30 derajat. Saat ditanya apakah terjadi rem blong, Kukun mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, pengendara motor bernama Dewi Sinta tewas tertimpa warga Desa Mulyorejo Kecamatan silo tewas tertimpa truk yang berjalan mundur di jalan tanjakan Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo. Sementara rekan yang diboncengnya bernama Fisah berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat dari sepeda motor.

(88 views)