Gadaikan Tiga Pikap Orang, Pebisnis Sembako di Balung Ditangkap

Diduga kuat menggadaikan tiga mobil pikap milik orang lain tanpa ijin pemiliknya, seorang pebisnis sembako berinisial NW warga Desa Balung Kulon Kecamatan Balung, Rabu kemarin ditangkap Tim Macan Tutul Unit Reskrim Polsek Balung.

Kapolsek Balung AKP Sunarto menceritakan, tanggal 19 Oktober lalu tersangka mendatangi korban bernama Nur Dayat warga Desa Paleran Kecamatan Umbulsari, untuk menyewa mobil pikap milik korban yang akan dugunakan untuk mengangkut sembako. Korban dan tersangka sepakat untuk menyewakan pikapnya dengan biaya sewa perharinya 200 ribu rupiah, dengan sistem pembayaran tiap 10 hari sekali. Keesokan harinya tersaka juga mendatangi korban mam Marzuki warga Desa Gumelar Kecamatan Balung untuk keperluan yang sama.

Setelah ditunggu hingga 10 hari ternyata tersangka tak kunjung membayar uang sewa sebagaimana kesepakatan di awal. Berkali-kali ditagih, tersangka hanya terus berjanji akan membayarnya. Tersangka akhirnya merasa ditipu setelah mengetahui mobil pikap yang disewakan kepada tersangka justru digadaikan. Atas kejadian tersebut kedua korban melapor ke Mapolsek Balung.

Tidak butuh wakttu lama Tim Macan Tutul Unit Reskrim Polsek Balung berhasil menangkap tersangka. Setelah dikembangkan ternyata tersangka juga menggadaikan mobil pikap milik warga Wuluhan.

Tersangka mengaku terpaksa menggadaikan ketiga mobil pikap tersebut dengan alasan bisnis sembako yang dijalaninya merugi. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP Junto Pasal 65 Ayat KUHP, dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.

(245 views)