Tak Punya Pekerjaan, Pasutri di Ajung Terpaksa Edarkan Sabu

Diduga kuat mengedarkan narkotika jenis sabu sepasang suami istri berinisial ER dan HF warga Desa Ajung Kecamatan Ajung,ditangkap Satresnarkoba Polres Jember. Mereka terpaksa mengedarkan barang haram tersebut dengan alasan tidak ada pekerjaan lain.

Kasat Resnarkoba Polres Jember AKP Dika Hadiyan menceritakan, Rabu 30 September 2020 lalu pihaknya menerima laporan warga yang mengaku resah dengan aktifitas tersangka yang kerap mengedarkan narkoba jenis sabu. Berbekal laporan tersebut Satresnarkoba Polres Jember langsung melakukan penggerebekan di rumah tersangka.

Dari hasil penggerebekan polisi berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial ER. Dari rumah ER ini polisi menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu siap edar seberat 0,7 gram. Saat diinterogasi ER mengaku memang sudah lama menjadi pengedar sabu membantu bisnis suaminya berinisial HF.

Tidak butuh waktu lama polisi melakukan pengembangan dan mengamankan HF di rumahnya. Dari tangan HF polisi mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,2 gram, sebuah alat hisap,korek api dan delapan butir pil koplo. HF mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bandar berinisial KH warga Desa Curahtakir Kecamatan Tempurejo.

Lebih lanjut Dika menjelaskan, selain mengedarkan sabu kedua tersangka juga sering menggunakan sabu tersebut untuk dikonsumsi sendiri. Akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat pasall 114 subsider  pasal 112 Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

(268 views)