Tujuh Karyawan Positif Corona, Layanan BPJS Jember Dilakukan Secara Daring

Pasca tujuh karyawannya dinyatakan positif terjangkit covid-19, BPJS Kesehatan Jember yang membawahi Jember dan Lumajang  mengalihkan seluruh layanan tatap muka ke layanan daring. Demikian yang disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Jember Antokalina Sari Verdiana.

Menurut Antok BPJS Jember dan Lumajang sejak awal terjadinya pandemi sudah mengupayakan layanan non tatap muka dengan memanfaatkan aplikasi JKN KIS. Para karyawan juga sudah mengikuti instruksi pemerintah, yakni hanya 50 persen karyawan yang masuk kantor secara bergantian. Bahkan setiap warga yang terpaksa datang ke Kantor BPJS diberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

Antok juga mengaku Kantor BPJS Jember  secara berkala dipantau oleh satgas covid Jember serta rutin dilakukan swab karyawan. Namun meski demikian, berdasarkan hasil swab satu pekan lalu ada tujuh karyawannya yang dinyatakan positif covid-19 tanpa gejala, yakni empat karyawan di BPJS Jember dan tiga orang di BPJS kantor Lumajang.

Untuk menjamin keselamatan bersama terhitung bulan September, seluruh layanan tatap muka di BPJS Jember ditiadakan. Warga nantinya bisa menggunakan kanal Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp atau Pandawa dengan mengirimkan berkas ke nomor resmi yang sudah disediakan.

Lebih jauh Antok memastikan sejak pertengahan bulan September lalu seluruh karyawanya sudah menjalani isolasi mandiri. Satgas Covid juga sudah melakukan pelacakan untuk mengantisipasi penularan lebih banyak. Untuk kantor BPJS Jember sendiri juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan.

(427 views)