KNKT: Klakson Telolet Salah Satu Penyebab Kecelakaan Maut Beruntun di Desa Sempolan

laka

Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT tururn tangangi investigasi kecelakaan maut beruntun yang menyebabkan lima nyawa melayang di Desa Sempolan Kecamatan Silo beberapa waktu lalu. Dari hasil investigasi diduga kuat terjadi rem blong akibat kesalahan dilakukan oleh pengemudi truk fuso, salah satunya penggunaan klakson telolet.

Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan kepada sejumlah wartawan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap truk diketahui beberapa hal, diantaranya kampas rem masih dalam keadaan baik, tanki udara dalam keadaan kosong, , kandungan air dalam minyak tinggi, dan terdapat kebocoran seal pada tromol sehinggga menyebabkan minyak rem tumpah ke kampas, serta terdapat klakson telolet yang mengambil daya dari tangki udara.

Sementara untuk hasil keterangan yang didapat dari tersangka, diketahui awalnya truk melaju dengan kecepatan normal. Karena terdapat banyak tikungan akhirnya tersangka berkali-kali mengerem untuk mengurangi kecepatan. Karena tangki udara terbagi dua ke klakson telolet, sehingga menyebabkan tekanan udara menurun dengan cepat.

Pada saat tangki udara kurang dari enam itulah menyebabkan pedal rem dan pedal kopling menjadi keras sehingga tersangka kesulitan mengoperasikannya. Saat terus dipaksa untuk masuk ke gerigi rendah sambil mebunyikan klakson telolet, gerigi justru ke posisi netral sehingga menyebabkan truk meluncur bebas dan terjadi kecelakaan maut beruntun.

Lebih jauh Wildan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap muatan truk tersebut ada kelebihan sekitar 10 ton. Truk fuso yang dikemudikan oleh tersangka mengangkut barang dengan massa 16 ton. Padahal truk tersebut kemampuannya hanya enam ton.

(328 views)