Satu Bidang di Dispendik Dihapus, 4 Tahun Terakhir Kenaikan Pangkat Guru Tidak Bisa Diproses

Mendengar wawancara bupati di salahsatu televisi swasta Kamis malam yang menyatakan sudah menandatangani seribu surat kenaikan pangkat, Ketua PGRI Jember Supriono angkat bicara. Sebab menurutnya sudah 4 tahun terakhir selama bupati Faida menjabat, tidak pernah mengeluarkan SK kenaikan pangkat guru.

Supriono menjelaskan, salah satu syarat kenaikan pangkat harus ada penetapan angka kredit atau PAK. Yang baru ditandatangani oleh bupati bukanlah SK kenaikan pangkat, melainkan baru berkas PAK yang akan dikirim ke BKN. Setelah diverifikasi oleh BKN masih akan dikirim kembali ke pemkab Jember, untuk dibuatkan SK kenaikan pangkat oleh bupati untuk golongan 3 kebawah, sedangkan golongan 3 keatas SK diterbitkan oleh pemerintah pusat.

Supriono menegaskan, 4 tahun terakhir sejak bupati Faida menjabat, tidak pernah ada SK kenaikan pangkat yang diterbitkan. Padahal PNS khususnya guru sudah berulangkali mengirim berkas pengajuan ke badan kepegawaian dan pengembangan sumberdaya manusia BKPSDM pemkab Jember.

Lebih jauh Supriono menjelaskan, informasi yang diterima dari BKPSDM kenaikan pangkat guru tidak bisa diproses, diantaranya akibat perubahan tim penilai yang semula dari Jember diganti dari Probolinggo. Selain itu juga akibat dihapusnya bidang guru dan tenaga kependidikan di dinas pendidikan, sehingga kewenangannya dialihkan ke BKPSDM. Kepala BKPSDM Yuliana Harimurti hingga berita ini diturunkan belum berhasil di konfiemasi. Ketika dihubungi telefon selularnya juga tidak diangkat.

(448 views)