Kejari Berniat Mediasi Pertemuan Bupati dengan Pimpinan DPRD

Kedatangan Bupati Jember Faida di kantor Kejaksaan Negeri Jember Kamis malam, ternyata salahsatu agendanya untuk bertemu Ketua DPRD Jember Itqon Sauqi. Pertemuan tersebut diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jember Prima Idwan Mariza, dengan tujuan agar persoalan mandegnya pembahasan APBD Jember segera terselesaikan.

Menurut Ketua DPRD Jember Itqon Sauqi, sehari sebelumnya dirinya dihubungi oleh Kajari, diundang di kantor Kejari untuk bertemu dengan bupati. Sebab Kajari mendapat intruksi dari Kejaksaan Agung, untuk membantu mempertemukan bupati dengan pimpinan DPRD. Saat itu dirinya langsung menyanggupi undangan Kajari, karena melihat niatnya yang sangat baik, dengan harapan ada titik temu.

Namun keesokan harinya, Itqon membaca pernyataan bupati di sebuah media, yang mendiskreditkan posisi DPRD, seolah-olah DPRD selama ini menghambat APBD. Lebih parah lagi bupati memposisikan DPRD dalam pembahasan APBD 2020 sebagai lembaga stempel saja. Semangat untuk bertemu bupati seketika itu jadi hilang, karena percuma saja bertemu jika ujungnya seperti itu.

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Intelejen Kejari Jember Agus Budiarto. Menurut Agus, pihaknya memang mendapat perintah dari Kejaksaan Agung untuk mempertemukan bupati dan DPRD, demi kebaikan masyarakat Jember bukan untuk masuk ke ranah politik. Kejaksaan hanya berkeinginan agar hubungan eksekutif dan legislatif harmonis.

Prinsipnya intruksi kejaksaan agung sudah dilaksanakan oleh kejari Jember. Ternyata pertemuan tersebut tidak bisa terlaksana, hasilnya juga sudah dilaporkan kepada kejaksaan agung. Itulah sebabnya yang di sampaikan kepada media Kamis malam, hanya yang terlaksana saja yakni melihat jalannya persidangan, memastikan sudah mengikuti protokol kesehatan.

Sebelumnya Kamis malam selama 2,5 jam bupati berada di Kantor Kejaksaan Negeri Jember. Ketika dikonfirmasi Kasi Intel kejari Jember Agus Budiarto, menegaskan tidak ada agenda pemeriksaan perkara. Bupati datang hanya untuk meninjau persidangan, untuk memastikan sesuai protokol kesehatan.

Sementara bupati Jember Faida sama sekali tidak berkomentar ketika ditanya wartawan saat akan meninggalkan kantor kejaksaan. Tiba-tiba Jumat pagi ada sebuah media online, yang memberitakan bahwa kedatangan bupati ke kantor kejaksaan, untuk bertemu dengan Ketua DPRD.

(467 views)