Berbeda Dengan Lumajang, Pembelajaran Tatap Muka SMA-SMK Di Jember Belum Memungkinkan

Meski Kementerian Pendidikan sudah membuat kebijakan sekolah tatap muka pasca penerapan new normal, penerapannya tergantung kondisi daerah masing-masing. Untuk Jember sendiri masih tidak memungkinkan, melihat jumlahnpasien yang terus bertambah sementara tingkat kesembuhannya masih kecil.

Menurut Kepala seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember Lumajang Rosyid Althaf, kementerian pendidikan memang sudah mengeluarkan kebijakan sekolah tatap muka. Tetapi tentu kebijakan tersebut tidak bisa serta merta dilaksanakan di semua daerah, tergantung kondisi penyebaran covid-19 di daerah masing-masing.

Untuk Jember sendiri menirit Rosyid kecil bisa melaksanakan sekolah tatap muka saat ini, karena jumlah pasien positif covid terus bertambah sementara tingkat kesembuhannya sangat kecil. Berbeda dengan Lumajang yang penambahan pasien positifnya kecil dengan tingkat kesembuhannya tinggi, sehingga status Lumajang sudah turun dari zona orange menjadi kuning.

Lebih jauh Rosyid menjelaskan, cabang dinas pendidikan sudah melakykan pengecekan di seluruh SMA-SMK di Jember dan Lumajang. Pada prinsipnya seluruh sekolah sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dalam masa new normal, namun kapan mulainya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemprov Jawa Timur.

(587 views)