Pelaku Pembacokan di Traffict ligth  Geladak Kembar  Mengaku Mendapat Bisikan Gaib

Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, AR warga Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sumbersari pelaku pembacokan terhadap seorang guru asal Kelurahan setempat, mengaku mendapat bisikan gaib sebelum melancarkan aksinya. Demikian yang disampaikan KBO Reskrim Iptu Solehan Arif saat dikonfirmasi Kamis siang.

Menurut Arif, meski sempat tidak fokus saat dimintai keterangan, namun akhirnya pelaku mengaku bahwa saat masih berada di rumahnya pelaku mendapat bisikan gaib. Setelah itu kemudian pelaku keluar rumah dan duduk di dekat traffict light geladak kembar jalan arah menuju Jl Sumatera.

Saat melihat korban berhenti menunggu lampu merah, tiba-tiba muncul keinginan untuk membacokkan parang yang dibawanya kepada korban. Meskipun sama-sama warga Kelurahan Kebonsari namun pelaku mengaku tidak mengenal korban, begitupun dengan korban tidak mengenal pelaku.

Saat ini lanjut Arif pelaku sudah diperiksakan kepada psikiater RSD Dokter Soebandi. Karena menurut pengakuan pihak keluarga, pelaku mengalami gangguan kejiwaan berat. Sehingga untuk proses selanjutnya masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Tanpa diketahui akar persoalannya, seorang pemuda berinisial AK tiba-tiba nekat membacok seorang pengendara sepeda motor di traffic light Glada Kembar, Kecamatan Kaliwates. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka parah di bagian tangan kirinya.

(586 views)