Ambruknya Kantor Kecamatan Jenggawah Masuk Pidana Korupsi dan Pidana Umum

ambrukKasus ambruknya proyek rehab kantor kecamatan Jenggawah diduga kuat tidak hanya ada unsur pidana khusus, tetapi juga unsur pidana umum. Sebab dalam peristiwa tersebut sudah menimbulkan korban luka. Demikian disampaikan Kasi Intel kejaksaan negeri Jember Agus Budiarto.

Menurut Agus, pihaknya sudah berkoordinasi dengan polres Jember dalam menangani kasus ini. Polres Jember saat ini sedang menyelidiki penyebab ambruknya atap kantor kecamatan Jenggawah, sedangkan kejaksaan membantu mendalami perkaranya. Koordinasi terus dilakukan antara kejaksaan dan kepolisian.

Alam kasus ini lanjut Agus, tidak hanya masuk ranah pidana umum. Menurut pihak kepolisian kasus ini juga masuk ranah pidana umum, karena dalam peristiwa tersebut menimbulkan adanya korban luka.

Sementara terkait munculnya nama Fariz dalam hearing DPRD yang diduga meminjam bendera CV lain, Agus belum bisa memberikan keterangan lebih jauh dengan alasan masih dalam proses pendalaman. Diberitakan sebelumnya kejaksaan maupun polres Jember sudah memanggil sejumlah saksi, untuk dimintai keterangan terkait ambruknya proyek rehab kantor kecamatan Jenggawah. Bahkan puslatfor Polda Jatim juga sudah turun untuk melakukan penyelidikan.

(579 views)