Ayah yang Menyetubuhi Putri Kandungnya dituntut 15 Tahun Penjara

sidang

MS, warga Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, terdakwa kasus persetubuhan terhadap putri kandungnya sendiri, Kamis siang, dituntut 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jember.

Kuasa Hukum Terdakwa, Naniek Sugiarti menjelaskan, sesuai tuntutan JPU, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah menyetubuhi putri kandungnya sendiri. Sebagaimana diatur pasal 81 Ayat 3 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan oleh terdakwa, di tempat lapak Pasar Sempolan, Kecamatan Silo, pada sejak bulan Juni 2019. Saat itu saat liburan pondok, korban tinggal bersama terdakwa dan ibu tirinya di Lapak Pasar Sempolan.

Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, selain disetubuhi, korban juga sempat dianiaya oleh terdakwa dengan alasan korban boros selama berada di pondok. Karena itulah dengan beberapa pertimbangan yang memberatkan terdakwa yang merupakan ayah kandung korban, sehingga terdakwa dituntut 15 tahun penjara dikurangi masa tahanan.

Atas tuntutan tersebut lanjut Naniek, pihaknya akan mengajukan pledoi atau pembelaan yang akan disampaikan sidang, pada hari Kamis mendatang.

(528 views)