Komisi C DPRD Jember Pertanyakan Kendaraan Dinas yang Digunakan Satgas

Komisi C DPRD Jember khawatir digunakannya puluhan kendaraan roda dua yang dulunya dipakai oleh UPT Dinas Pendidikan yang saat ini dipakai oleh satgas tidak sesuai aturan yang berlaku. Hal ini ditegaskan ketua komisi C DPRD Jember David Handoko Seto Kamis siang.

Kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam hearing David mempertanyakan, seperti apa status dan prosedur penggunaan puluhan kendaraan dinas bekas UPTD Pendidikan yang saat ini sudah di branding satgas tersebut. Bahkan Komisi C juga mempertanyakan sumber anggaran untuk Branding puluhan kendaraan tersebut, karena selama ini dalam APBD tidak ditemukan pos anggaran untuk kegiatan itu.

Sepengetahuan David, kendaraan dinas hanya diperbolehkan untuk keperluan pemerintah daerah. Sedangkan keberadaan satgas sendiri masih perlu dipertanyakan, apalagi mereka mendapatkan honor untuk menjalankan tugas melakukan pendataan yang mestinya bisa dilakukan oleh OPD.

Sementara Kasubid Penggunaan dan Pemanfaatan Aset BPKAD Ririn Yuliastutik menjelaskan, sampai saat ini status 191 unit kendaraan dinas roda dua tersebut masih menjadi milik dinas pendidikan. 100 diantaranya dipakai untuk pendopo express, 91 sisanya untuk operasional Satgas.

Sedangkan untuk proses pelimpahan asetnya sendiri Ririn mengaku tidak tahu secara detail, karena dirinya juga baru tahu justru dari media massa. Informasi yang diperolehnya bahwa penggunaan aset tersebut atas perintah bupati.

(570 views)