Untuk Tertibkan Pengawal Ambulance Butuh Peran Semua Pihak

edwinKasat Lantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael angkat bicara, terkait keluhan masyarakat tentang keberadaan komunitas pengawal ambulance. Sebab ternyata mereka berada di setiap titik rumah sakit, dan diminta mengawal oleh keluarga pasien sendiri.

Menurut Edwin, pihaknya bisa saja melakukan tindakan tegas dengan menghentikan mereka, kemudian menjatuhkan sanksi beruoa tilang. Namun jika ternyata mereka melakukan pengawalan atas permintaan keluarga pasien, pihak puskesmas atau rumah sakit, maka akan muncul kesan polisi menghalangi. Karena itu perlu disepakati dulu, ika ditindak tegas jangan polisi yang disalahkan.

Mestinya lanjut Edwin, butuh ketegasan juga baik dari masyarakat maupun pihak puskesmas atau rumah sakit. Sebab sepengetahuannya, komunitas pengawal ambulan ini sudah standby di titik tertentu, seperti puskesmasan dan rumah sakit. Bahkan yang mereka kawal adalah ambulance milik pemerintah daerah. Harusnya ada semacam himbauan di puskesmas dan rumah sakit, jika butuh pengawalan hendaknya menghubungi polisi. Ini merupakan bentuk penolakan yang tegas atas keberadaan pengawal ambulance.

Diberitakan sebelumnya Komisi C DPRD Jember Minta Dinas perhubungan dan satlantas Polres Jember, segera melakukan sosialisasi bahwa keberadaan mereka melanggar hukum. Hal ini perlu dilakukan, karena sudah banyak keluhan dari masyarakat bahwa mereka sering melakukan tindakan yang membahayakan pengendara lain.

(1.695 views)