Dugaan Penyelewengan Anggaran JKN 2018 dilaporkan Polisi

kustionoKoordinator LSM Format melaporkan dugaan penyelewengan dana Jaminan Kesehatan Nasional dalam APBD 2018 kepada aparat penegak hukum. Dimana dalam laporan bendahara terdapat selisih hampir 4 milyar rupiah yang tidak dimasukkan dalam laporan saldo rekening.

Melalui telefon selularnya kustiono menjelaskan, dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI, ditemukan kejanggalan dalam laporan JKN kabupaten Jember. Dilaporkan saldo kas bendahara Di 50 rekening senilai 68 mikyar rupiah, sedangkan temuan BPK mencatat harusnya saldo per 31 Desember 2018 senilai hampir 73 milyar rupiah. sehingga terdapat selisih hampir 4 milyar dari data kapitasi bendahara yang dilaporkan.

Kustiono menduga dana tersebut merupakan bunga jasa giro yang tidak dimasukkan, sehingga memicu kecurigaan terjadinya penyalahgunaan. Karena itu dirinya melaporkan hal ini kepada penegak hukum, agar bisa dibuktikan birokrasi di Jember benar-benar bersih.

Dalam buku 3 halaman 69 Laporan Hasil Pemeriksaan atau LHP BPK menyebutkan, ternyata dari hasil pemeriksaan dana kapitasi bendahara JKN Pertanggal 31 Desember 2018 Senilai 72 milyar rupiah lebih. Dengan demikian terdapat selisih hampir 4 milyar rupiah yang merupakan pendapatan jasa bunga giro yang belum dilaporkan.

(628 views)