Silpa Tinggi Daya Beli Masyarajat Menurun

IMG-20190726-WA0005

Penurunan daya beli masyarakat merupakan salahsatu dampak tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Silpa. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Jember.

Pengamat Ekonomi Universitas Jember Edy Wahyudi menjelaskan, Silpa tinggi disuatu daerah seperti di Jember beberapa tahun terakhir, menunjukkan adanya sejumlah progam kegiatan dan proyek infrastruktur yang tidak berjalan.

Akibatnya masyarakat menengah ke bawah, tidak bisa bekerja untuk memperoleh penghasilan dari proyek tersebut. Inilah yang kemudian menimbulkan menurunnya daya beli masyarakat, yang jelas juga akan berdampak terhadap perkembangan umkm di Kabupaten Jember, yang mayoritas konsumennya adalah masyarakat menengah ke bawah.

Diberitakan sebelumnya beberapa tahun terakhir angka Silpa Kabupaten Jember cukup tinggi. bahkan ditahun 2018 lalu, Silpa Kabupaten Jember mencapai 713 milyar, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Edi menilai tingginya angka silpa tersebut menunjukkan kinerja Pemkab Jember yang kurang maksimal.

(508 views)