Dispendik Hentikan Pungutan di SMKN 3 Jember

Luthfi-Isa-Anshori

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember Lumajang Lutfi Isa Ansori, memerintahkan SMK Negeri 3 jemBer hentikan pungutan senilai 50 ribu rupiah per siswa yang dikeluhkan orang tua siswa.

Setelah mendapat informasi di media bahwa terjadi pungutan di SMKN 3, dirinya langsung memanggil Kepala Sekolah untuk klarifikasi. Dari klarifikasi tersebut diketahui ternyata terjadi salah paham. Yang masih dimungkinkan sesuai Permendikbud 75 tahun 2016 hanya sumbangan.

Namun yang terjadi di SMKN 3 Jember meski disepakati dalam rapat komite bersama wali murid, tetap masuk kategori pungutan yang sejak awal memang dilarang. Karena itu Lutfi memerintahkan Kepala Sekolah untuk menghentikan rencana tersebut. Lutfi juga minta sekolah segera mengembalikan kepada wali murid yang sudah terlanjur membayar.

Diberitakan sebelumnya wali murid SMKN 3 Jember mempertanyakan adanya pungutan sebesar 50 ribu persiswa setiap bulan, karena dinilai tidak ada rincian yang jelas peruntukannya. Bahkan wali murid diminta menandatangani pernyataan, yang isinya sanggup membayar lebih jika ada kebutuhan lainnya.

Sementara Kepala SMKN 3 Jember Agus Budiarto menjelaskan, besarnya uang yang harus dibayar disepakati dalam rapat wali murid sebesar 50 ribu rupiah. Rincian kebutuhan sebenarnya sudah disiapkan sebesar 100 ribu rupiah persiswa, namun karena berubah menjadi 50 ribu maka pihaknya butuh melakukan penyesuaian.

(1.584 views)