PPDB Sistem Zonasi Penuh Dinilai Justru Merugikan Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi menilai, pendaftaran siswa baru dengan sistem zonasi justru merugikan masyarakat. Salah satunya karena sarana dan prasarana pendidikan di Jember khususnya masih belum cukup merata.

Menurut Ayub memang sebenarnya tujuan pemerintah memberlakukan sistem zonasi sangat baik, untuk menghapuskan stigma sekolah favorit dan piggiran. Hanya saja karena sarana dan orasarana pendidikan yang belum merata, kasihan siswa berprestasi yang tinggal di pinggiran kota.

Ayub mencontohkan akibat kebijakan Bupati melakukan mutasi guru agar dekat dengan tempat tinggalnya, saat ini mayoritas guru pindah tugas di dalam kota, sehingga sekolah pinggiran mengalami kekurangan tenaga pengajar. Harusnya jika ingin memberlakukan sistem zonasi, dilakukan secara bertahap dengan komposisi 50-50.

Lebih jauh Ayub menjelaskan, dirinya mendapat informasi untuk di Kabupaten Jember boleh mendaftar dengan menggunakan surat keterangan domisili. padahal sesuai Permendikbud pendaftaran hanya bisa dilakukan menggunakan kartu keluarga. Ayub berharap bupati segera mencari solusi atas persoalan-persoalan ini, agar tidak menimbulkan persoalan di belakang hari.

(340 views)