Medsos Down Pengusaha Online Merugi

FB-WA-IG-e1552623183511Akibat kebijakan pemerintah membatasi penggunaan media sosial, para pengusaha kecil khususnya online shop yang transaksinya bergantung melalui media sosial, mengalami penurunan order secara drastis.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia HIPMI Perguruan Tinggi Jawa Timur Yoga Satria, mengaku mendapat banyak keluhan dari anggotanya, yang mayoritas merupakan mahasiswa pengusaha online shop, mengalami penurunan order cukup drastis.

Menurut Yoga sejak adanya kebijakan pemerintah membatasi penggunaan media sosial, mahasiswa pengusaha online shop tidak bisa melakukan promosi. Bahkan mereka juga kesulitan melakukan transaksi, karena tidak bisa mengirim foto dan bukti transfer dari dan kepada konsumen.

Yoga berharap pemerintah bisa mencari solusi lain tanpa harus membuat medsos down, apalagi saat ini menjelang lebaran. Sebab terbukti kebijakan tersebut tidak efektif, karena masih ada masyarakat yang bisa mengakses menggunakan VPN untuk menyebarkan konten provokatif. Sementara VPN dinilai tidak cukup aman untuk bertransaksi elektronik.

Hal senada diungkapkan salah satu pengusaha online shop asal Jember Ratri Ardianto. Ratri yang sehari-hari menjul jasa persewaan peralatan bayi secara online ini, mengaku mengalami penurunan omset minimal 20 persen sejak adanya pembatasan medsos.

Ratri mengaku menerima banyak komplain dari konsumennya, karena tidak bisa menerima foto peralatan yang disewakannya. Meski bisa menggunakan Virtual Private Network atau VPN, mayoritas konsumennya tidak berani melakukan transaksi dengn alasan keamanan data pribadi.

(334 views)