Apresiasi Keberhasilan Polri Amankan Aksi 22 Mei di Jakarta Puluhan Mahasiswi Bagikan Bunga kepada Polisi

IMG_20190524_134357-min (1)Puluhan mahasiswi dari sejumlah Perguruan Tinggi di Kabupaten Jember, Jumat siang membagikan bunga kepada anggota Polres Jember, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan polri dalam mengamankan aksi 22 Mei di Gedung Bawaslu RI.

Ninggar salah satu mahasiswi kepada sejumlah wartawan menjelaskan, dirinya bersama puluhan mahasiswi lainnya sengaja memberikan kejutan kepada anggota Polres Jember, sebagi bentuk apresiasi kepada atas keberhasilan Polri menindak tegas para perusuh dalam aksi unjuk rasa di depan Bawaslu RI. Menurut Ninggar, aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok orang, sangat mencederai demokrasi dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Padahal lanjut Ninggar berdasarkan informasi yang diterimanya, anggota polri yang melakukan pengamanan aksi sudah bersikap humanis, dengan mengizinkan para pengunjuk rasa tetap berada di lokasi hingga usai salat taraweh. Padahal semestinya aksi unjuk rasa dibatasi hingga pukul 18.00 WIB. Bahkan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan juga terlihat ikut salat berjamaah dengan para pengunjukrasa.

Namun ternyata setelah para pengunjukrasa membubarkan diri usai salat taraweh, selang beberpa menit kemudian datang sekelompok masyarakat melakukan aksi anarkis dengan melempari petugas dan melakukan pembakaran mobil di seputaran asrama Brimob. Beruntung dengan sangat cepat polisi bisa mengamankan para perusuh tersebut.

Sementara Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo berterimakasih atas apresiasi yang diberikan para mahasiswi, atas keberhasilan polri menindak tegas para perusuh. Menurut Kusworo apresiasi tersebut menjadi cambuk bagi Polres Jember, untuk terus berkarya demi bangsa Indonesia.

Terkait aksi anarkis di Jakarta lanjut Kusworo, sebenarnya tidak dilakukan oleh massa yang berunjuk rasa secara tertib hingga usai salat taraweh. Namun pasca massa pengunjuk rasa membubarkan diri, tiba-tiba muncul ratusan warga yang tidak diketahui asal muasalnya, dan langsung melakukan aksi anarkis, dengan melempar batu kepada petugas, hingga membakar belasan mobil di sekitar Asrama Brimob.

(389 views)