Bawaslu Undang PKS Untuk Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Oleh Penyelenggara Pemilu

IMG-20190422-WA0019Bawaslu Kabupaten Jember Minggu malam mengundang DPD PKS Jember, untuk meminta klarifikasi terkait dugaan terjadinya pelanggaran di sejumlah TPS. Di antaranya tidak diberikannya Form C1 kepada saksi, serta dugaan penggelembungan suara.

Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka menjelaskan, dalam. Pertemuan bersama perwakilan DPD PKS Minggu malam, sudah dijelaskan dugaan pelanggaran apa saja yang ditemukan PKS. Di antaranya tidak diberikannya Form C1 kepada saksi, perubahan perolehan suara serta pengisian Form C1 Plano oleh seseorang yang bukan Petugas KPPS.

Bawaslu lanjut Thobrony, pada prinsipnya siap menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran tersebut. Karena saat pertemuan Minggu malam terdapat beberapa persyaratan yang belum lengkap, rencananya hari ini DPD PKS akan melengkapinya. Setelah semua syarat terpenuhi Bawaslu akan segera memprosesnya.

Diberitakan sebelumnya DPD PKS Jember menemukan dugaan perubahan perolehan suara, salah satunya di Kelurahan Tegal Gede. Di mana dalam Form C1 saksi tertulis 77, sedangkan di C1 Plano ketika rekapitulasi tingkat kecamatan hanya tertulis 7.

Selain itu saksi PKS di beberapa TPS tidak mendapatkan Form C1 yang merupakan haknya, sehingga rekapitulasi kecamatan terkesan saksi hanya mendengarkan paparan PPS tanpa bisa melakukan kroscek. PKS juga memiliki rekaman video, di mana Form C1 Plano di TPS diisi oleh seseorang yang bukan merupakan petugas KPPS.

(641 views)