IMM Desak Investor Tambang Berikan Hak Buruh Sesuai Aturan

631b982e87fcaee23dfcbc13ce4fd84a
sumber foto: bangsaonline.com

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah jumat pagi menggelar aksi unjujrasa di Bundaran Dprd Jember. Mereka mendesak Dprd memanggil perusahaan tambang, yang diduga tidak memberikan hak karyawan seperti upah dibawah umk dan jaminan ketenagakerjaan.
Hasrogi koordinator aksi mengatakan, pasca peristiwa longsor gunung kapur di puger, pihaknya melakukan investigasi dan wawancara kepada para buruh tambang. Dari situlah diketahui fakta bahwa upah yang diberikan kepada buruh tambang jauh dibawah upah minimum. Kabupaten.
Selain itu buruh juga tidak di daftarkan sebagai peserta Bpjs Ketenagakerjaan, sehingga mereka tidak mendaoat jaminan sosial kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan pemeliharaan kesehatan. Karena itu Imm mendesak Dprd jember memanggil manajemen perusahaan tambang dan dinas terkait, karena mereka jelas melanggar undang-undang nomor 3 tahun 1992, dan undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja.
Ketua Dprd Jember Ardi Pujo Prabowo usai menemui pengunjuk rasa mengatakan, memang dprd melalui komisi terkait, berencana mengundang seluruh perusahaan tambang untuk klarifikasi. Bukan hanya terkait hak-hak buruh tetapi juga terkait perijinannya. Sebab selama ini informasi yang diperolehnya, mayoritas para pekerja tambang tersebut berstatus harian lepas.

(239 views)