Diduga Stres Memikirkan Anaknya Berhenti Sekolah dan Ikut Komunitas Punk Perempuan Di Puger Tewas Gantung Diri

IMG-20190320-WA0017Diduga stres memikirkan putrinya yang berhenti sekolah, dan begabung dengan komunitas punk, seorang perempuan bernisial LP warga Desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger, Selasa malam ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

Kapolsek Puger Akp Sudariyanto menceritakan, saat suami korban pulang kerja sekitar pukul 18.00 WIB, terkejut melihat istrinya sudah gantung diri di atas kusen pintu kamarnya menggunakan kain kerudung. Atas kejadian teresebut suami korban langsung berteriak minta tolong sambil menurunkan istrinya yang sudah tidak bernyawa.

Menurut pengakuan keluarga korban, korban sengaja bunuh diri karena stres memikirkan putrinya yang berhenti sekolah pada saat sudah duduk di bangku kelas XI SMA, dan memilih bergabung dengan komunitas anak punk. Bahkan untuk korban sendiri sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat ke dalam sumur, namun berhasil diselamatkan oleh tetangganya.

Lebih lanjut Sudariyanto menjelaskan, atas kejadian tersebut keluarga korban menyatakan bahwa korban memang benar-benar meninggal karena bunuh diri. Sehingga setelah divisum, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

(617 views)