Pemkab Jember Kembali Digugat Warga Masyarakat

IMG-20190222-WA0018

Setelah sebelumnya Pemkab Jember di gugat persoalan hibah kepada Rumah Sakit Bina Sehat yang bersumber dari dana operasional Bupati dan Wakil Bupati, Jumat pagi sekelompok masyarakat kembali mendatangi Pengadilan Negeri Jember, untuk mengajukan gugatan citizen lawsuit karena Pemkab dinilai tidak menerapkan retribusi Gunung Sadeng.

Salah satu penggugat Mashudi menjelaskan, Pemkab Jember sejak tahun 2014 lalu sudah memiliki regulasi tambang Gunung Sadeng, yakni Perbup Nomor 34 Tentang Pemaparan Gunung Sadeng, Perbup 23 Tentang Harga Pertonase, dan Perda Nomor 3 Tentang Pajak Daerah. Salah satu yang diatur terkait kewajiban perusahaan membayar untuk setiap area yang ditambang.

Sayangnya sejak peraturan ini dibuat, hingga hari ini belum pernah diterapkan. Padahal jika diasumsikan perusahaan harus membayar 100 hingga 200 juta per hektar, ada potensi pendapatan daerah senilai 400 milyar rupiah pertahun. namun karena 5 tahun ini tidak diterapkan, Mashudi menduga ada kebocoran pendapatan daerah antara 1 sampai 2 trilyun rupiah.

Karena itulah Mashudi melayangkan gugatan melalui Pengadilan Negeri Jember, agar mendapat penetapan dari pengadilan, sehingga Pemkab bersikap tegas. Sayangnya Jumat pagi Panitera Pengadilan Negeri Jember sedang tugas keluar, sehingga gugatan akan kembali di daftarkan hari Senin pekan depan.

(490 views)