Bawaslu Cecar Bupati Jember Dengan 21 Pertanyaan

Bupati Jember Faida rabu siang akhirnya memenuhi undangan klarifikasi Bawaslu, terkait dugaan pelanggaran Kampanye saat bupati memberikan pengarahan dalam acara kongres perangkat desa beberapa waktu lalu. Bawaslu mencecar bupati dengan sedikitnya 21 pertanyaan.
Komisioner Bawaslu Jember Andika Firmansyah menjelaskan, bupati Faida hadir di kantor Bawaslu sekitar jam 13.00. Dalam kesempatan tersebut Faida menjelaskan ketidakhadirannya dalam panggilan pertama dan kedua, karena ada kegiatan pemerintahan yang tidak bisa ditinggalkannya. Bawaslu kemudian memberikan sekitar 21 pertanyaan kepada faida, terkait video yang sempat viral. Diantaranya kegiatan apa dalam video tersebut, materi apa yang disampaikan bupati dan siapa yang menyelenggarakan acara tersebut.
Setelah proses klarifikasi ini lanjut Andika, Bawaslu akan mengkaji seluruh data yang ada untuk disimpulkan, apakah dalam video tersebut bupati terbukti melakukan pelanggaran atau tidak, sekaligus jika melanggar masuk kategori pelanggaran administrasi atau pidana. Jika pelanggaran yang disangkakan masuk kategori administrasi akan langsung ditangani Bawaslu. Namun jika ada pasal pidana pemiku yang disangkakan, maka akna langsung dilimpahkan ke aentra gakkumdu.
Diberitakan sebelumnya sempat viral di media sosial video bupati Faida ketika memberikan pengarahan dalam acara kongres perangkat desa beberaoa waktu lalu. Dalam video tersebut nampak Faida menyampaikan materi netralitas ASN dalam pemilu, sambil berkelakar agar perangkat desa tidak teriak-teriak nama suaminya yang juga caleg DPR RI, tetapi yang penting di coblos.
(506 views)