Pemprov Jatim Ambil Alih Kembali Pembangunan Tanggul Sungai Kencong

Pemprov Jawa Timur akhirnya mengambil alih penanganan jebolnya tanggul sungai Kencong, karena yang dilakukan Pemkab Jember dinilai justru rawan menyebabkan jebol susulan. Hal ini diputuskan setelah Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPU BMSDA Jatim melakukan sidak Kamis pagi.

Anggota Komisi D DPRD Jatim Hadinuddin menjelaskan, sebenarnya H+1 kejadian tanggul jebol Pemprov sudah mengirimkan alat berat dilokasi. Namun karena debit air masih tinggi maka pengerjaan terpaksa ditunda. Ternyata H+2 Pemkab Jember juga mengirimkan alat berat, dan berkirim surat ke Pemprov yang meminta penanganan sepenuhnya dilakukan oleh BPBD Jember, dengan menggunakan dana tanggap darurat.

Ternyata setelah dilakukan sidak Kamis pagi, BPBD Jember hanya membuat bronjong dengan ditutup bambu yang posisinya justru menjorok ke dalam, sehingga menyebabkan aliran air semakin terhambat. Posisi ini menurut Hadi justru berbahaya, karena posisinya berada di tikungan aliran sungai. Karena itu hari ini juga DPU BMSDA Pemprov Jatim akan berkirim surat ke Pemkab Jember, untuk mengambil alih kembali pembangunan tanggul sungai Kencong.

Lebih jauh Hadi menjelaskan, sebenarnya DPU BMSDA Jatim sudah membuat gambar rencana perbaikan tanggul yang jebol, dan juga sudah dikoordinasikan dengan Pemkab Jember. Namun ternyata yang dilakukan Pemkab Jember berbeda dengan gambar yang diberikan oleh Pemprov.

Sebelumnya Kepala BPBD Jember Rasyid Zakaria, menyatakan sudah membuat tangkis darurat sepanjang 60 meter, untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan di Kecamatan Kencong. Rasyid mengaku tidak bisa melakukan normalisasi sungai dengan oengerukan, karena sungai kencong merupakan kewenangan Provinsi Jawa Timur.

(778 views)