Cetak Ganda E-KTP Masuk Kategori Mal Adminduk

Pakar hukum pidana yang juga Dekan Fakultas Hikum Universitas Jember Nurul Ghufron menilai, dokumen adminduk yang di cetak tanpa tanpa melalui prosedur perundang-undangan, masuk kategori mal adminduk. Demikian disampaikan Ghufron menyikapi KTP ganda milik Bupati dan Kadispenduk Capil Jember.

Ghufron menjelaskan, semua bentuk layanan administrasi kependudukan syarat dan mekanismenya sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Ghufron mencontohkan saat KTP milik salah satu warga hilang, bisa dilakukan pencetakan ulang dengan syarat melampirkan surat kehilangan dari kepolisian.

Ketentuan tersebut menurut Ghufron, berlaku bagi seluruh warga negara Indonesia, tidak peduli apakah itu pejabat atau warga biasa. Melihat KTP cadangan milik Bupati dan Kadispenduk Jember, jelas dilakukan tidak prosedural atau mal adminduk. Sebab tidak pernah ada istilah KTP cadangan.

Ghufron berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas KTP ganda milik Bupati dan Kadispenduk Capil tersebut. Sebab ada ancaman pidana penjara 2 tahun bagi pemilik KTP ganda, sesuai Pasal 97 Undang-Undang 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan. Tinggal polisi mencari siapa yang berinisiatif melakukan, karena pidana menghukum orang yang melakukan perbuatan.

(893 views)