21 Warga Jember Dinyatakan Hilang di Palu, BPBD Jember Belum Miliki Data

6 orang Relawan Jember Disaster Response atau JDR, Senin pagi bertolak ke lokasi bencana gempa dan Tsunami Donggala dan Palu, untuk membantu proses evakuasi dan pencarian terhadap 21 warga Jember yang hilang, serta 20 orang warga Jember yang ditemukan selamat. Sementata BPBD Jember ketika dikonfirmasi mengaku belum memiliki data dan baru hari ini akan berangkat ke Palu bersama Bupati.

Wakil Ketua Jember Disaster Response Mamang Pratidina ketika dikonfirmasi melalui telefon selularnya, membenarkan keberangkatan 6 relawan JDR bergabung dengan relawan lain ke Donggala dan Palu. Seluruh relawan yang tergabung dalam Jaring Kemanusiaan Jawa Timur, diberangkatkan hari ini dengan menggunakan Pesawat Hercules milik TNI AU dari Lanud Abdurahman Saleh Malang.

Relawan JDR ini akan melakukan pendataan dan assesment terkait sejumlah kebutuhan pasca gempa dan tsunami. Bahkan jika ternyata dilokasi masih melakukan proses evakuasi, relawan yang diberangkatkan juga memiliki kemampuan tersebut, mengingat informasi yang diperoleh, dilokasi bencana masih banyak jenasah yang belum dievakuasi.

Sementara berdasarkan data yang dirilis Pusdalops BPBD Jember, akibat bencana gempa tsunami yang terjadi di Donggala dan Palu, terdapat sedikitnya 21 orang warga Jember dinyatakan hilang, 20 orang ditemukan selamat, 1 orang luka-luka dan 2 orang korban meninggal dunia.

Meski demikian ketika dikonfirmasi Staf BPBD tidak bersedia memberikan penjelasan, karena belum ada petunjuk dari Pimpinan. Sementara Kepala BPBD Jember Rasyid Zakaria melalui pesan singkat mengaku sedang rapat dan belum memiliki datanya.

(249 views)