GMNI Somasi Bupati Berikan Tenggat Waktu 2×24 Jam untuk Luruskan Statementnya

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Jember, Senin siang melayangkan somasi terhadap Bupati Jember Faida. GMNI memberukan waktu 2×24 jam kepada Bupati, untuk membuktikan statementnya pasca aksi GMNI terkait buta aksara beberapa waktu lalu, yang menyatakan aksi mahasiswa ditunggangi kepentingan pihak tertentu.

Ketua GMNI Cabang Jember Irham Firdauziar membantah aksi yang dilakukannya bersama aktifis GMNI ditunggangi oleh kepentingan kelompok tertentu. Data yang menjadi dasar aksi GMNI murni dari hasil kajian dan survey selama 3 bulan. Karena itu Irham minta Bupati membuktikan statemennya, untuk menunjukkan siapa yang dimaksud menunggangi aksi mahasiswa tersebut.

Jika tidak bisa membuktikan, Irham minta dalam waktu 2×24 jam Bupati harus meluruskan statementnya di media massa bersama-sama dengan GMNI. Apabila somasi tersebut tidak dilakukan, Irham mengancam akan melakukan aksi lanjutan, dengan jumlah massa yang jauh lebih besar.

Sebelumnya Bupati Jember Faida mengapresiasi mahasiswa yang bergerak untuk kepentingan masyarakat. Namun Faida juga menyayangkan, karena dirinya mendapat laporan bahwa aksi mahasiswa disusupi kepentingan lain diluar organisasi. Faida berharap kejadian ini tidak terulang kembali, karena akan mengorbankan nilai-nilai idealisme mahasiswa.

 

(475 views)