Tak Terima Putrinya diterlantarkan dalam Kondisi Hamil Setelah Dinikahi Sirri, Warga Puger Ancam Bacok Menantunya

IMG_20180915_143034Diduga kuat tidak terima putrinya diterlantarkan dalam kondisi hamil setelah dinikahi secara sirri, ST warga Desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger, Jumat sore, nekat merusak jendela rumah menantunya berinisial SL. Bahkan tersangka mengancam bakal membacok SL dengan celurit yang dibawanya.

Kapolsek Puger AKP Sudariyanto menceritakan, awalnya pihaknya menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Kasiyan Timur, yang melihat tersangka berjalan di tempat umum sambil membawa sebilah celurit, dalam keadaan mabuk. Agar tidak meresahkan masyarakat, anggota Polsek Puger meluncur ke TKP mengamankan tersangka.

Saat diintrogasi tersangka mengaku, baru selesai merusak jendela rumah menantunya berinsial SL dengan celurit yang dibawanya. Bahkan tersangka juga mengaku berencana membacok SL, yang dinilai telah menelantarkan putrinya dalam kondisi hamil setelah dinikahi secara sirri.

Lebih lanjut Sudariyanto menjelaskan, dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit,, akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 406 KUHP tentang perusakan, dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

(270 views)