DPRD Pertanyakan Kebijakan Bupati Dalam Mengisi Jabatan Camat Yang Kosong

DPRD Jember menyoroti kebijakan bupati, yang mengisi sejumlah jabatan camat yang kosong dengan sekretaris camat dari luar. Padahal Sekcam setempat dinilai jauh lebih paham kondisi dilapangan.

Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi mengaku heran dengan kebijakan tersebut. Meski pengisian jabatan merupakan kewenangan bupati, mestinya untuk pengisian jabatan bupati mempertimbangkan basis kinerja. Jika sama-sama menunjuk Sekcam sebagai PLT Camat, Sekcam setempat dinilai lebih layak karena sudah paham kondisi di daerahnya.

Ayub mengaku mendapat informasi, pengangkatan Sekcam sebagai PLT Camat hanya dengan pertimbangan kedekatan emosional saat Pilkada lalu. Ayub khawatir jika hal ini dilakukan, akan berdampak terhadap rendahnya kinerja pemerintah kecamatan, dalam melakukan pelayanan publik.

Atas kondisi ini pimpinan DPRD Jember memerintahkan Komisi A, meminta klarifikasi dari PLT Sekkab dan Badan Kepegawaian Daerah. Setidaknya Ayub mengaku mendapat informasi 2 PLT Camat, diisi Sekcam dari luar. Diantaranya PLT Camat Puger yang diisi oleh Sekcam Ajung, dan PLT Camat Silo yang diisi oleh Sekcam Pakusari.

(438 views)