Raperda Difabel Diyakini Mampu Rubah Wajah Jember

Keberadaan Rancangan Peraturan Daerah tentang Aksebilitas Difabel, diyakini akan mampu wajah Kabupaten Jember, menjadi kota inklusi atau ramah terhadap masyarakat difabel.
Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni mengakui jika mayoritas fasilitas publik, seperti trotora, tempat pelayanan publik, gedung perkantoran di Kabupaten Jember belum sepenuhnya ramah terhadap masyarakat difabel.
Bahkan lanjut Thoif, gedung DPRD Jember yang merupakan gedung rakyat, saat ini belum ramah terhadap masyarakat difabel. Thoif mengaku pernah merasakan sulitnya masyarakat difabel, ketika akan masuk ke gedung dewan.
Untuk itulah kata Thoif, dengan hadirnya Raperda Aksebilitas Difabel tersebut, akan membawa dampak terhadap perubahan terhadap seluruh fasilitas publik di Jember.
Sebelumnya perwakilan masyarakat difabel mendatangi gedung DPRD Jember. Mereka mendesak penyusunan raperda perlindungan difabel, yang sudah disuarakan sejak tahun 2013 lalu.

(377 views)