Pembongkaran Pita Kejut Dinilai Sebagai Penghilangan Aset

Komisi C DPRD Jember menyayangkan penghancuran pita kejut, yang dilakukan Pemkab Jember beberapa waktu yang lalu.
Menurut Ketua Komisi C DPRD Jember Siswono, pita kejut yang dipasang di sejumlah titik tersebut, saat ini merupakan aset yang harus dipertanggungjawabkan pemkab. karena pita kejut tersebut dibangun dari uang negara.
Sehingga lanjut Siswono, jika memang ada rencana penghancuran pita kejut, seharusnya dibahas terlebih dahulu melalui DPRD Jember. Jadi tidak dilakukan secara sepihak karena banyaknya keluhan.
Politisi Gerindra ini menilai, penghancuran pita kejut tersebut bisa disebut dengan pelanggaran, sebab dengan sengaja Pemkab Jember menghilangkan aset milik negara.
Sementara Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Gatot Triyono, sebelumnya menjelaskan, jika pembongkaran pita kejut di tiga titik tersebut, sudah berdasarkan hasil evaluasi dan kajian mendalam.
Memang lanjut Gatot, tidak seluruh pita kejut dibongkar. Ada beberapa yang ditipiskan, namun ada beberapa yang tetap dibiarkan, seperti di daerah rawan terjadi aksi balap liar.

(328 views)