Dana Bansos Tahun 2015 Terancam Tidak Bisa Dicairkan

SUPAAD

Jember Hari Ini – Dana hibah dan bantuan sosial dari APBD Jember tahun 2015 terancam tidak bisa dicairkan, jika tidak sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, yang mengharuskan penerima bantuan  berbadan hukum.

Penjabat Bupati Jember, Supaad, kepada sejumlah wartawan mengaku tidak habis pikir terhambatnya pencairan dana hibah dan bantuan sosial itu. Padahal, persoalan ini sudah melalui bersama Gubernur, namun notulensi hasil rapatnya belum juga dikirimkan ke seluruh kabupaten dan kota.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, lanjut Supaad, akan ada perubahan Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri agar pencairan dana hibah dan bantuan sosial dipermudah khusus tahun anggaran sekarang. Tetapi hingga saat ini perubahan itu juga tidak ada kabar kelanjutannya.

Pemkab Jember menurut Supaad, tentu tidak bisa mencairkan dana hibah dan bantuan sosial kepada kelompok-kelompok masyarakat, karena belum adanya payung hukum dari Gubernur dan Pemerintah Pusat, kecuali bagi yang sudah berbadan hukum.

Sebelumnya Penjabat Bupati Jember, Supaad, mengaku sudah mengikuti rapat bersama Gubernur Jawa Timur dan sejumlah instansi terkait lainnya, terkait pencairan dana hibah dan bantuan sosial tersebut. Dalam rapat disimpulkan, pencairan bisa dilakukan tanpa harus berbadan hukum, apabila dana hibah dan bantuan sosial itu sudah masuk dalam APBD 2015 awal dengan syarat diketahui kepala desa atau lurah, camat dan SKPD terkait. (Fathul)

(640 views)