GAC – Cinta

GAC itu seperti energi. Mengalir. Dinamis. Selalu mencari ruang untuk berekspresi.
Yup, Gamal, Audrey, Cantika semakin matang luar dalam. Ini bisa disimak melalui album terbaru mereka berjudul STRONGER yang rilis bulan Juni 2015. Album ini mengangkat kiprah mereka bertiga dalam bermusik yang eksperimennya dilakukan hingga lintas benua. Album ini juga pembuktian bahwa mereka tidak sekedar menyanyi tapi mampu menjadi komposer dan produser yang handal.
Bulan Maret 2014 lalu, atas rekomendasi dari Hayden Bell, A&R Sony Music Asia Pacific, GAC terbang ke Swedia untuk mengikuti songwriting camp dan rekaman di The Kennel Music selama tiga minggu. Semula mereka berpikir bahwa workshop ini hanya sekedar teori tentang proses kerja industri rekaman. Ternyata mereka ‘dijeburkan’ langsung untuk menggarap musik. Sejumlah musisi dari Swedia dan Inggris yang selama ini telah menggarap karya-karya penyanyi kenamaan dunia seperti Janet Jackson, Kylie Minoque, Karen Boo, Katharine McPhee, Super Junior, Girls’ Generation, khusus didatangkan untuk berkolaborasi dengan GAC.
“Ini surprise sekaligus menjadi kesempatan yang tidak kita sia-siakan. Tiap hari selama tiga minggu, kami intens untuk menggarap musik, membuat lirik, dan langsung take rekaman. Kadang saking asyiknya, kami bekerja dari pagi hingga pagi lagi,” jelas Gamal.
“Kami dituntut untuk berkarya dengan profesionalisme tinggi. Dan kami bisa melaluinya. Ini menjadi pencapaian tertinggi. Bangga rasanya,” tambah Audrey dan Cantika.
Pergulatan mereka di studio dengan jadwal ketat itu tidak sia-sia. Dikemas dengan judul STRONGER, album ini mengangkat 10 lagu terbaik dari belasan yang sudah mereka ciptakan. Sesuai dengan judulnya, album ini membawa semangat positif, dengan genre yang diusung adalah pop / R&B.
“Kalau mendengarkan lagu-lagu dalam album ini, semangat jadi muncul. Kita pernah ngerasain cemooh orang di awal karir yang menyebut kita nggak bisa apa-apa. Tetapi kita nggak patah semangat, dan menjadi pecutan untuk berkarya terus,” kata Gamal.
Sebagai warming up, mereka sudah merilis single Bahagia pada bulan Oktober 2014. Lagu Bahagia ini adalah sebuah ajakan kepada semua orang untuk berani mencoba hal baru, mensyukuri hidup yang dimiliki serta menjalaninya dengan hati bahagia.

“Bahagia menurut versi GAC adalah melihat ke bawah bukan ke atas. Mensyukuri apa yang kita punya, dan tidak merisaukan apa yang orang lain punya,” kata mereka bertiga kompak.

Dan sebagai virus positif, lagu yang diciptakan oleh GAC dengan kolaborasi dengan musisi Swedia Olof Lindskog dan Iggy Strange – Dahl ini rupanya sangat ampuh menjangkiti semangat anak-anak muda. Terbukti lagu ini menjadi airplay tinggi di radio dan menjadi top request saat GAC manggung. A brilliant starter indeed !

Selanjutnya rasakan suasana fresh dan semangat energik yang terbangun dari lagu-lagu lain dalam album STRONGER. Ketika broken hearted story dikemas dengan rasa optimis, jadilah lagu “Kamu,” yang ditampilkan dengan suasana old school era 90-an.

Buat yang merasa hubungan dengan kekasihnya sudah tidak sehat lagi, coba dengarkan lagu “Gooo”. Ini seperti sekuel dari lagu “Ingin Putus Saja” dari album GAC pertama. Adanya sentuhan rock dan dance, musiknya seolah menegaskan pesan bahwa kalau memang sebuah hubungan tidak layak dipertahankan, lebih baik Gooo alias pergi saja. Atau bahasa alaynya ke laut aja lo !

Untuk mendinginkan suasana, track berikutnya adalah lagu bertajuk “Cinta.” Ini adalah salah satu lagu yang ada dalam song bank The Kennel. Saat mendengarkannya pertama kali, GAC langsung jatuh cinta. Musiknya lebih rileks dan cocok untuk slow jamming. Lirinya diadaptasi oleh GAC menjadi love story yang romantis.

Selanjutnya bisa disimak adalah lagu berbahasa Inggris berjudul “I Want You.” Setelah musiknya selesai digarap, liriknya dipercayakan sepenuhnya pada Karen Poole, seorang songwriter bertangan dingin yang ada dibalik suksesnya lagu-lagu Janet Jackson. Begitu didengarkan, GAC langsung suka. Liriknya bercerita tentang menyukai seseorang, tetapi dia tidak mau mengakuinya alias denial.

Untuk yang butuh energy pumping lagi, nikmati lagu berjudul “Never Leave You.” Musik up beat dengan balutan pop R&B digarap sedemikian rupa sehingga menjadi feel good song. Liriknya bercerita tentang long distance relationship alias pacaran jarak jauh versi GAC. Yang tidak mau dibuat pusing atau galau meski berjauhan, tapi justru dibawa asyik saja.

Lagu selanjutnya berjudul “Terbang” dimana Gamal tampil solo. Musik dan aransemennya seru. GAC membuat adaptasi liriknya, bercerita besarnya cinta seseorang dan dituliskan ‘cintamu buatku terbang.’

Sesuai dengan judul albumnya, ada lagu berjudul sama yaitu “Stronger”. Musiknya energik dan progresinya dinamis. Tak heran jika judul ini mewakili keseluruhan tema album.

Dari tiga personil GAC, Cantika acapkali diposisikan imagenya sebagai sosok yang kalem. Itulah ketika tampil dalam track solo, ia membawakan lagu minimalis berjudul “Berhenti.” “Lagu ini soft dan minimalis. Musiknya hanya menampilkan solo piano, sesuai dengan tema lagunya yang mellow, bercerita tentang putus cinta. Setelah lagunya jadi, aku merasa ada yang masih kurang pas. Aku minta ditambahkan aransemen string. Baru deh lagu ini terasa cocok banget aku bawakan,” kata Cantika.

Last but not least adalah lagu bertajuk “Untuk Indonesia.” Ide awalnya adalah keinginan GAC untuk memberikan sebuah persembahan kepada tanah air tercinta. Dibantu oleh Ollipop / Ylva Dimberg , mereka mengeksplorasi musik era sekarang yang dipadu dengan rasa etnik Indonesia.

Sejalan dengan musiknya yang fresh, GAC juga menaruh perhatian dari segi image dan fashion. Dari segi image, GAC kini lebih matang seiring dengan bertambahnya usia. Sedangkan bila dilihat dari segi fashion, GAC selalu bergantung dengan tema apa yang sedang mereka suka. “Dinamis dan nyaman” adalah dua komponen yang dianggap paling penting untuk koridor fashion ala Gamal, Audrey, Cantika diatas panggung.

Tentang GAC
GAC terbentuk pada ?? dengan formasi Gamaliel Tapiheru (lahir 9 Oktober 1990), Audrey Tapiheru (lahir pada 26 Juli 1993), dan Cantika (kelahiran 12 Juli 1993). Mereka adalah anak-anak muda yang lahir dari legitnya dunia digital. Awalnya Kakak beradik Gamaliel Tapiheru dan Audrey Tapiheru dengan bermodal gitar, membawakan lagu-lagu hit seperti Break Your Heart (Taio Cruz), Lucky (Jason Mraz), Poker Face (Lady Gaga). Puncaknya adalah ketika mereka membawakan lagu Telephone milik Lady Gaga, yang di akses lebih dari 1,7 juta orang. Channel Youtube mereka yang bertitel Gamal1990 masuk dalam Top channel Youtube Indonesia.

Sementara itu Cantika, putri dari Jean Pattikawa, penyanyi di era tahun 80-an sekaligus putri dari musisi veteran Chris Pattikawa bergabung belakangan, ketika merasa punya kecocokan dari segi visi dan musiknya dengan Gamal dan Audrey.
Dengan nama GAC, mereka merilis single berjudul Ingin Putus Saja, pada November 2011 dibahwa label Sony Music. Respon radio-radio dan Youtube bagus atas single ini. . Kemudian mereka merilis single kedua di bulan Maret 2011 berjudul Cuma Aku, sebuah project solo Gamaliel. Lagu bergenre R&B ini menampilkan kefasihannya dalam memainkan nada dengan lick yang khas serta penghayatan yang total.
Juni 2012 mereka merilis debut album solo dengan nama GAC. Dalam album ini, Harry Budiman bertindak sebagai produser, music director, composer, serta vocal director. Ia didukung oleh Kamga Tangga dan Johandy Jahja yang bertindak sebagai penulis lirik lagu. Gamaliel sendiri juga terlibat dalam aransemen vocal. Album ini mencetak sukses dan melejitkan hit single seperti Bilang Cinta dan Jangan Parkir (The Op Op Song).
Selama berkarir di musik, mereka berhasil eksis dengan dukungan fans yang loyal, yang menamakan diri Troops.

(900 views)