Pengumuman Kelulusan Siswa SMA-SMK Di Jember Bebas Dari Konvoi Dan Aksi Corat-Coret Seragam Sekolah

Upaya polres jember melakukan sosialisasi mencegah aksi konvoi dan corat-coret baju seragam membuahkan hasil.
Pengumuman kelulusan siswa sma-smk jum’at siang tidak diwarnai aksi konvoi dan kebut-kebutan di jalanan.
Padahal saat pengumuman kelulusan tahun lalu aksi konvoi di jalan terjadi sepanjang hari.
Menurut kapolres jember akbp sabilul alif mulai awal maret lalu polres jember melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan untuk mencegah aksi konvoi dan corat-coret baju seragam.
Selanjutnya polres jember mengundang kepala sekolah pengurus osis dan orang tua untuk mencegah aksi konvoi dan corat-coret baju seragam.
Upaya ini sejalan dengan program polres jember polisi peduli pelajar pemuda dan mahasiswa yang dikenal dengan nama pos papuma.
Baju seragam yang tidak digunakan lagi tersebut akhirnya dikumpulkan di polres jember yang nantinya disumbangkan kepada yang membutuhkan.
Saat ini polres jember menghimpun 1 kontainer baju bekas yang masih layak pakai.
Warga ambulu ainul yakin dalam acara dialog bersama kapolres meminta kapolres jember tidak hanya melakukan antisipasi dengan menerjunkan anggota polisi saat siang hari.
Namun malam nanti hingga sabtu besok kata ainul sejumlah tempat wisata terutama pantai watu ulo harus tetap diawasi.
Di sejumlah ruas jalan di jember tidak ada konvoi siswa untuk merayakan kelulusan. Apalagi polisi menyiagakan anggota hampir di seluruh titik yang biasa digunakan untuk berkumpul siswa yang merayakan kelulusan.
Polisi juga disiagakan di sejumlah tempat wisata baik itu watu ulo rembangan maupun puger.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Ida/ hafid

(441 views)