New Entry: Isa Raja – Remembering All the Kisses

imageIsa Raja dikenal publik lewat penampilannya sebagai kontestan X Factor Indonesia season 1. Penampilannya yang nyentrik, pilihan lagunya yang sesuai karakternya, dan selalu menyapa dengan ucapan ‘salam damai’ itu telah merebut hati pecinta musik Indonesia. Kini dua tahun berselang dari acara pencarian bakat itu, Isa Raja muncul kembali. Kali ini dengan sebuah single berjudul Remembering All The Kisses. Sebuah lagu berbahasa Inggris yang ditulis sendiri oleh Isa Raja.

Mendengarkan lagu ini orang akan terjebak dalam nostalgia musik era 90-an. Dalam koridor alternative rock dengan sentuhan pop, lagu ini dikemas secara ringan dan easy listening.  Konsep lagu dari Remembering all the kisses adalah patah hati atau hubungan cinta yang tidak berhasil. Isi liriknya adalah tentang penggalan cerita cinta yang tidak berhasil, berakhir tidak sesuai keinginan dan dalam realita banyak dialami semua orang.

“Proses pembuatan lagu ini saya mulai dengan akustik gitar, kemudian lanjut dengan notasi vokal, dan baru menyusul liriknya. Metode penulisan liriknya sendiri dibuat seperti jurnal pribadi tentang putus cinta dengan gaya penuturan lebih mengarah ke story telling,” jelas Isa Raja yang mengaku liriknya terinspirasi dari gabungan pengalaman  pribadinya dan cerita cinta tak beruntung dari orang-orang di sekitarnya.

Aransemen lagunya sendiri dibuat secara minimalis dengan format akustik.  2 gitar akustik pada intro lagu menjadi nada pembuka Remembering all the kisses dan gitar pun sudah disiapkan sebagai komponen utama, dengan penambahan piano & string section sebagai nuansa yang memberi aksen melancholy kepada lagunya. Djimbe pun terpilih sebagai intrument perkusif. Isa Raja sendiri memilih format akustik sebagai dasar aransemen karena musik ini digunakan sebagai media untuk membalut lagu dan menguatkan liriknya.

 

 

 

Tentang Isa Raja        

Terlahir dengan nama Isa Raja Parlindungan Loebis, cowok yang mengaku dirinya sebagai artist dalam artian seniman ini merasa panggilan jiwanya di seni sejak kecil. Bermusik sejak duduk di bangku sekolah dasar, lanjut dengan kegiatan teater. Impian dia adalah ingin main di panggung broadway. Kini selain berprosesi sebagai musisi,  Isa Raja juga berkecimpung di dunia fotografer dengan nama beken Inong Loebis. Ia banyak memotret profil artis atau band.

Meski tampil sebagai anak band rock dengan tindingan menghiasi telinganya, Isa Raja sangat suka memakai minyak telon dan minyak kayu putih. Ia hobi mengoleksi berbagai pernak pernik mulai dari T-shirt komik, boneka monyet, LEGO, ZIPPO, lukisan poster film dan banyak lagi. Di waktu senggangnya, dia hobi nonton film, dengerin musik, berimajinasi, baca buku, ngobrol dalam konteks sharing, traveling, hingga bereksperimen memasak.

Di dunia musik, Isa Raja tidak terkotak pada satu genre tertentu, tetapi yang penting musik yang bisa menggugah jiwa. Tak heran jika ia menyukai musik dari U2, Rolling Stone, Sade, Iwan Fals, Sujiwo Tedjo, dan banyak lagi.

Isa Raja percaya senang mencoba sesuatu yang baru dengan koridor bahwa sesuatu yang baru itu bisa dijadikan media komunikasi untuk berbagi pengertian, cinta dan damai. Tak heran saat berlaga di X Factor, ia mencoba bereksperimen dengan membawakan lagu-lagu yang sudah atau hampir tidak kedengaran di masyarakat dan menyanyikan lagi dengan aksi panggung yang unik. Ucapan salam damai di setiap pembuka penampilannya ia lakukan sebagai bagian kampanye bahwa lewat musik kita berbagi damai dan belajar untuk menerima perbedaan.

 

(2.324 views)
Tag: