Pemutaran Serentak: Zivilia “Musim Hujan Musim Kawin”

Zivilia - Musim Hujan Musim KawinMusim penghujan, bahkan banjir yang tengah melanda sebagian besar wilayah Indonesia, ternyata memberikan inspirasi bagi pentolan band Zivilia, Zul. Lahirlah lagu “Musim Hujan Musim Kawin”. Bagi Zul, momen menjadi sebuah elemen penting dalam menghasilkan karya. “Jadi kalau orang dengar lagu ini, ada kedekatan dengan keadaan hujan sekarang. Tapi lagu ini juga bisa dinyanyikan kapan saja,” kata Zul. Selain memotret momen musim penghujan, “Musim Hujan Musim Kawin” juga disajikan Zivilia jauh berbeda dari konsep musik mereka sebelumnya yang dikenal J-Pop. Pasalnya di lagu ini, Zivilia bermain dengan konsep musik ska dan reggae. Ini termasuk hal yang baru pernah mereka coba. Selain itu, lagu ini juga disusun dengan lirik-lirik jenaka. “Kita ingin ada yang beda juga di lagu ini. Denga lirik jenaka dan happy, kita pikir warna musik reggae paling cocok,” tutur Zul. Namun demikian, secara keseluruhan lagu ini dipersambahkan Zivilia untuk penggebuk drum mereka, Obot, yang baru saja melengsungkan pernikahannya pada 8 Februari 2015, bertepatan musim penghujan. Zivilia diawaki oleh Zul (gitar), Obot (drum), Bayu (keyboard), dan Sarah (bas). Band asal Kendari, Sulawesi Tenggara ini mencuat lewat lagu Aishiteru (“aku cinta padamu”) di tahun 2009. Nama Zivilia juga tak dapat dipisahkan dari nama Zul atau Zulkifli, pentolan band ini yang pernah menetap dan bekerja di Jepang.

Simak pemutaran serentaknya. Senin 2 Maret 2015 jam 8 malam.

(712 views)