Komisi A Urung Klarifikasikan Kasus Operasi Tangkap Tangan Kepada Bkd

Komisi a dprd jember mengurungkan niatnya memanggil badan kepagawaian daerah untuk mengklarifikasi rumor terjadinya operasi tangkap tangan dalam rangkaian proses rekrutment pns dokter melalui jalur khusus, sebab kasus ini sendiri saat ini masih mandeg di polres jember.

Seperti diungkapkan anggota komisi a dprd jember david handoko dalam rapat internal komisi disepakati menunggu hasil proses hukum yang dilakukan polres jember, sebab sampai sejauh ini menurut david polres jember sendiri belum menentukan status dua orang pns yang ditangkap secara jelas.

Sehingga komisi a juga belum bisa melakukan langkah apapun terkait persoalan rekrutment dokter tersebut, baru nanti jika polres jember sudah menetapkan status staf bkd dan dinkes dengan jelas komisi a akan melakukan langkah-langkah  formal.

Sebelumnya polres jember melakukan operasi tangkap tangan dengan mengamankan dua orang pns pemkab jember, pns yang diamaknkan berinisial h-n-d yang merupakan staf bkd dan jk yang merupakan staf dinas kesehatan pemkab jember, namun setelah hampir satu hari menjalani pemeriksaan di mapolres jember kedua pns tersebut dibebaskan, sayangnya sampai saat ini belum ada kejelasan seperti apa kelanjutan kasus tersebut.

(531 views)