3 Orang Warga Tolak Melepas Tanahnya, Jalan Hayam Wuruk Kembali Banjir

Meski komisi c dprd jember beberapa waktu lalu sudah melakukan mediasi antara warga jalan hayam wuruk dengan dinas pu bina marga, sampai saat ini ternyata masih ada 3 orang warga yang enggan melepaskan tanah miliknya. Dampaknya, akibat hujan sepanjang malam kemarin, jalan hayam wuruk kembali tergenang air setinggi lutut orang dewasa.

Ketua Komisi C DPRD Jember Siswono Senin siang bersama Kepala Dinas Pu Bina Marga melihat langsung kondisi pembangunan double way hayam wuruk. dugaan siwono ternyata benar, banjir genangan kembali terjadi akibat saluran air tidak sempurna. sebagai langkah awal siswono meminta dinas pu bina marga, mendatangkan beberapa unit alat sedot untuk membuang air yang meluap ke jalan raya.

Komisi C Lanjut Siswono, juga akan melakukan upaya pendekatan terakhir kepada 3 orang warga yang masih menolak tanahnya di gati rugi. berdasarkan penjelasan kepala dinas pu bina marga rasyid zakaria, tuntutan ketiga warga tersebut tidak bisa dikabulkan, karena nilai ganti rugi yang diminta melampaui batas yang diatur undang-undang.

Jika upaya persuasif yang dilakukan komisi c kali ini kembali menemui jalan buntu, tidak ada jalan lain lanjut siswono selain meneitipkan uang ganti rugi kepada pengadilan negeri jember. sebab dalam peraturan pemerintah sudah jelas, pemerintah daerah bisa menguasai tanah milik warga dengan gati rugi sesuai undang-undang, sepanjang dipergunakan untuk kepentingan umum.

Diberitakan sebelumnya, komisi c dprd jember mengundang 6 orang warga jalan hayam wuruk, untuk di pertemukan dengan dinas pu bina marga. pertemuan tersebut bertujuan me mediasi keenam warga, yang masih menolak tanahnya diganti rugi oleh pemkab. padahal jika tanah tersebut tidak dilepaskan, maka pembuatan sanitasi air akan terhenti yang ujung-ujungnya menyebabkan banjir genangan.

Dalam pertemuan tersebut keenam warga sepakat tanahnya diganti rugi oleh pemkab, dengan nilai ganti rugi sesuai peraturan. namun dalam prakteknya 3 orang diantaranya masih bersikukuh menolak pelepasan tanah miliknya.

(444 views)