2 Ribu Guru Di Jember Terancam Kehilangan Haknya Jika Tidak Segera Memvalidasi NUPTK

2 Ribu Orang Guru Di Jember terancam tidak akan mendapatkan haknya sepanjang 2012, jika tidak segera melakukan validasi data Nomor Unik Pengajar Dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Dinas pendidikan memberikan toleransi waktu hingga 28 september mendatang, sebelum akhirnya Per 1 Oktober data NUPTK diserahkan ke pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Ahmad Sudiono sangat berharap guru-guru di jember tidak menyepelekan validasi data NUPTK tersebut. Sebab berdasarkan keterangan Direktur Universitas Terbuka Jember, masih banyak sekali guru di jember yang salah menyebutkan NUPTK miliknya. Sehingga tidak bisa masuk dalam database yang akan diserahkan ke pusat.

Jika sampai tanggal 28 September mendatang 2 rubu guru yang sampai saat ini belum memvalidasi data tidak proaktif, maka mereka tidak akan mungkin bisa menjadi peserta sertifikasi guru. Bahkan untuk urusan kenaikan pangkat ataupun kenaikan gaji, mereka juga tidak akan bisa diikutsertakan.

NUPTK lanjut Ahmad, tidak hanya sekedar nomor tetapi menyangkut semua profil guru secara detail termasuk latar belakang pendidikan terkini. Jika terjadi kesalahan dalam penyebutan NUPTK, apapun hak guru akan langsung kembali kepusat dan baru bisa diperbaiki dalam proses validasi data tahun berikutnya.

(948 views)
Tag: