Aspekindo Pertanyakan Proyek Siluman

Asosiasi Pengusaha Kontruksi Indonesia Cabang Jember mempertanyakan beberapa proyek perbaikan jalan, yang diindikasikan tidak sesuai prosedur yang berlaku. Bahkan aspekindo menilai proyek tersebut layaknya proyek siluman.

Ketua Aspekindo Jember Siswono mengatakan, dirinya sudah mengirimkan surat kepada Dinas PU Bina Marga, untuk memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Pertama terkait sumber anggaran, dan kedua terkait mekanisme lelang. Sebab selama ini Aspekindo tidak pernah mendengar adanya pengumuman lelang, atau pra kualifikasi jika memang proyek tersebut penunjukkan.

Yang jelas menurut Siswono, jika dikatakan proyek ini merupakan proyek swa kelola, jelas sudah menyalahi kepres 54 tahun 2010. Sebab dalam pengerjaannya selain tidak melibatkan masyarakat setempat, juga dikerjakan dengan menggunakan alat berat.

Siswono mensinyalir proyek yang nilainya ratusan juta rupiah ini disembunyikan dari penyedia jasa, untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok tertentu. Dinas PU sebagai kuasa pengguna anggaran harus memberikan klarifikasi atas persoalan ini. Jika suratnya tidak dijawab, aspekindo pekan depan akan melaporkan Dinas PU Ke Kejaksaan Negeri Jember.

Lebih jauh Siswono menjelaskan, dari pengamatannya ada sedikitnya 5 titik perbaikan jalan yang dikerjakan oleh entah siapa. Diantaranya Jalan Sumatera, Bengawan Solo, Dokter Subandi, Mawar dan Tengku Umar. Tetapi mungkin saja ada pengerjaan di beberapa titik lain yang belum diketahuinya.

Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga Juwarto ketika akan dikonfirmasi telepon selulernya sedang tidak aktif. Kabid PU Bina Marga Mas’ud melalui telepon selulernya mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan anggaran perawatan rutin.

(820 views)
Tags: