Per 1 April Biaya Persalinan Digratiskan

Mulai awal April mendatang kementrian kesehatan akan meluncurkan progam andalan jaminan persalinan. Dengan progam ini seluruh masyarakat tanpa melihat status social, digratiskan dari seluruh biaya persalinan bahkan meski harus melalui perlakuan khusus seperti operasi caesar sekalipun.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Jember Dokter Olong Fajri Maulana selasa siang. Menurut Olong, pemerintah pusat melalui kementrian kesehatan, tahun ini meluncurkan 2 progam unggulan. Pertama progam bantuan operasional kesehatan atau bok, yang diberikan senilai 75 juta rupiah untuk masing-masing puskesmas. Namun sesuai juklak dan juknis, dana tersebut tidak langsung diberikan ke puskesmas, tetapi dikelola tim khusus di dinas kesehatan kabupaten.

Sedangkan progam unggulan kedua jaminan persalinan, yang diberikan kepada seluruh masyarakat tanpa melihat status sosial kaya atau miskin. Bukan hanya untuk perawatan biasa, sampai operasi caesar sekalipun tetap akan digratiskan. Hanya saja syaratnya harus ada rujukan dari bidan atau dokter yang melakukan pemeriksaan selama kehamilan, dan persalinan dilakukan di puskesmas atau rumah sakit pemerintah.

Lebih jauh Olong menerangkan, anggaran dana untuk kedua progam tersebut sudah ‎​siap di rekening dinas kesehatan per 31 maret mendatang, sehingga baru bisa dijalankan awal april. Untuk sementara pelayanan baru bisa dilakukan di puskesmas dan rumah sakit negeri. Namun kedepan jika ada yang berminat, rumah sakit swasta juga bisa mengikuti progam ini setelah membuat mou dengan dinas kesehatan. Tentu saja dengan kespakatan-kesepakatan tertentu termasuk tarif yang ditetapkan pemerintah.

Sementara Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaedi menyambut baik diluncurkannya dua progam unggulan bidan kesehatan ini. Ayub meminta kepada dinas kesehatan, agar mensosialisasikan progam ini kepada masyarakat secara maksimal. Sehingga ketika progam ini dijalankan awal april mendatang, sudah tidak ada lagi masyarakat yang kebingungan mengenai tehnis mengikutinya.

(1.374 views)
Tag: