Ketua PSSI Jember Nilai Perombakan Manajemen Persid Mutlak Dilakukan

Persid Jember perlu melakukan pembenahan manajemen, didasarkan pada profesionalisme personal kepengurusan. Dengan naiknya kasta persid ke divisi nasional, pemilihan personal manajemen tidak bisa lagi didasarkan pada faktor kedekatan.
Ketua PSSI Jember Diponegoro menyatakan, masuknya persid ke divisi utama harus didukung dengan manajemen yang professional. Tidak bisa lagi faktor suka dan tidak suka mewarnai pemilihan manajemen persid, jika memang persid bertekad untuk berkiprah di kancah nasional. Manajemen harus memiliki misi kedepan, apakah hanya ingin bertahan didivisi nasional atau akan terus melaju hingga Liga Super Indonesia.

Persid lanjut Dipo, membutuhkan seorang manajer yang handal, salah satunya seorang manajemer yang memiliki pemikiran kreatif untuk mencari sumber pendanaan. Berbagai cara bisa dilakukan, misalnya dengan melakukan inventarisasi perusahaan di jember dan mencari Corporate Social Responsibility. Sebab untuk bertahan saja dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit, apalagi untuk naik ke Liga Super Indonesia.

Sementara Ketua Umum Persid Sunardi yang pada Divisi I Musim 2010 menjadi manajer, menyatakan siap melepas jabatan tersebut. Sunardi mengaku tidak akan membatasi keinginan setiap orang untuk menjadi manajer persid. Syaratnya, manajer persid nanti harus orang kaya, warga jember yang mampu dan loyal terhadap persid.

Sebab menurut Sunardi, faktor finansial sangatlah penting. Mengacu pengalaman sebelumnya, saat persid kekurangan dana maka manajer harus siap sedia Sehingga seorang manajer harus mampu mencari sumber pendanaan dari luar APBD.

(863 views)
Tags: