Mempertanyakan Keseriusan Disperta Dalam Proses P-APBD

Belum lama ini Pemkab Jember telah menyerahkan nota pengantar Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2010. Sebagaimana telah diketahui, proses P-APBD Jember Tahun 2010 mengalami keterlambatan. Hal ini dikarenakan pelantikan Bupati Jember mengalami keterlambatan. Yang menarik untuk dicermati, kabarnya salah satu SKPD, Dinas Pertanian tak mengajukan anggaran di P-APBD Jember Tahun 2010. Terkait persoalan tersebut, apa yang melatar belakangi Dinas Pertanian tidak mengajukan anggaran di P-APBD? Kemudian bagaimana dewan menyikapi persoalan ini?

Belum lama ini DPRD Jember telah menerima rancangan P-APBD Jember tahun 2010 dari Tim Anggaran Pemkab Jember. Hanya saja pada saat pimpinan melihat draft tersebut, ternyata anggaran untuk sektor pertanian belum muncul. Demikian penjelasan Wakil Ketua DPRD Jember Miftahul Ulum.

Ulum sendiri mengaku, sejauh ini pihaknya tidak tahu menahu alasan dari dinas pertanian, mengapa tidak mengusulkan anggaran tambahan di P-APBD. padahal sektor pertanian merupakan salah satu program prioritas Pemkab Jember.

Apalagi pada saat musim penghujan seperti saat sekarang, produksi pertanian di Jember mengalami penurunan sangat drastic. Untuk itulah pimpinan DPRD Jember akan menanyakan kepada pemkab, mengapa usulan dinas pertanian belum muncul di P-APBD.

Ulum menambahkan, DPRD Jember tidak habis fikir mengapa usulan dinas pertanian belum muncul di P-APBD, padahal kata dia, dengan kondisi saat sekarang semestinya dinas pertanian menyusun program yang nantinya bisa di breakdown ke bawah. Sehingga pada saat pembahasan P-APBD, DPRD Jember bisa melihat dan mempertimbangkan, berapa anggaran yang akan disipkan untuk sektor pertanian.

Sementara Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jember, Hari Wijayadi membantah jika pihaknya tidak mengusulkan program di P-APBD Tahun Anggaran 2010. Menurut dia, pihaknya telah mengajukan beberapa usulan tambahan anggaran di P-APBD.

Hari mengaku kaget jika usulan dari pihaknya belum muncul di draft P-APBD, padahal menurutnya tidak alasan jika disperta tak mengajukan perubahan anggaran. Apalagi dengan kondisi cuaca yang tak menentu, disperta akan menggalakkan peran penyuluh di lapangan.

Meski Hari mengaku lupa berapa nominal anggaran yang diajukan, namun dia memastikan jika disperta mengajukan penambahan anggaran di draft P-APBD. Anggaran tersebut akan digunakan untuk gaji pegawai dan kegiatan penyuluhan.

Hari berharap, usulan Disperta di P-APBD bisa dianggarkan oleh DPRD Jember. Karena menurutnya, saat ini pihaknya akan menggencarkan program penyuluhan kepada petani.

(978 views)
Tags: