Puluhan Masyarakat Lumajang Minta Syah Razad Masdar Ditahan

Selain aksi unjuk rasa mengecam Israel yang dilakukan mahasiswa, belasan element masyarakat Lumajang yang menamakan dirinya Konsolidasi Arek Lumajang Kamis siang menggelar aksi unjuk rasa di kejaksaan negeri Jember. Mereka meminta kejaksaan melakukan penahanan terhadap bupati Lumajang Syah Razad Masdar yang sudah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan hukum.

Namun aksi masyarakat Lumajang ini dinyatakan salah alamat oleh kepala kejaksaan negeri Jember Sampe Tuah. Sebab menurut Sampe, saat ini berkas pemeriksaan Masdar sudah dilimpahkan ke pengadilan negeri Jember. Bahkan majelis hakim pengadilan negeri Jember mengagendakan sidang perdana Senin 7 Juni mendatang.

Dengan demikian lanjut Sampe Tuah, saat ini kewenangan untuk menahan bukan lagi menjadi kewenangan jaksa tetapi menjadi kewenangan majelis hakim. Meski demikian Sampe Tuah menilai aksi masyarakat ini merupakan hal yang wajar. Asal tidak sampai melakukan tindakan anarkis kejaksaan mempersilahkan masyarakat menyampaikan aspirasinya. Yang jelas aksi dalam bentuk apapun tidak akan berpengaruh terhadap sikap kejaksaan.

Usai mendapat penjelasan dari pihak kejaksaan negeri Jember puluhan pengunjuk rasa kemudian bergerak ke pengadilan negeri Jember untuk menyampaikan tuntutannya. Namun berbeda dengan di kejaksaan, saat dipengadilan negeri Jember Konsolidasi Arek Lumajang tidak melakukan unjuk rasa. Perwakilan Konsolidasi Arek Lumajang hanya menyampaikan aspirasinya kepada pengadilan negeri Jember.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jatim beberapa waktu lalu melakukan pelimpahan tahap kedua ke kejaksaan negeri Jember, atas kasus dugaan korupsi dana bantuan hukum dengan tersangka mantan PJ bupati Jember yang saat ini menjabat sebagai bupati Lumajang Syah Razad Masdar. Dalam kesempatan tersebut kejaksaan tidak melakukan penahanan terhadap Masdar karena dinilai tidak akan melarikan diri, mengulangi perbuatannya dan menghilangkan barang bukti. Bahkan untuk menyakinkan jaksa Masdar memberikan uang jaminan senilai 100 juta rupiah.

(606 views)
Tags: