keberadaan mahmud sardjujono tidak terdeteksi

Meski sejak beberapa waktu lalu mantan wakil ketua DPRD Jember Mahmud Sardjujono sudah ditetapkan sebagi orang yang dicari oleh kejaksaan negeri Jember, hingga hari ini kejaksaan masih kesulitan mendeteksi keberadaan Mahmud. Hal ini juga diakui wakil kepala kejaksaan tinggi Jawa Timur Elvis Jhoni saat melakukan ekseminasi pidum beberapa waktu lalu.

Menurut Elvis, pihaknya sudah memerintahkan kepada kejaksaan negeri Jember untuk terus berupaya mencari Mahmud. Sebab memang sudah seharusnya kejaksaan melakukan eksekusi terhadap Mahmud, setelah turunnya putusan kasasi Mahkamah Agung. Meski demikian Elvis bisa memahami bahwa untuk mencari tereksekusi membutuhkan waktu.

Untuk penegakan hukum Elvis berharap masyarakat termasuk media memberikan informasi kepada kejaksaan negeri Jember. Jika memang keberadaan Mahmud sudah terdeteksi tetapi ternyata ada indikasi kejaksaan negeri Jember main-main, kejaksaan tinggi tidak akan segan-segan memberikan sangsi internal.

Diberitakan sebelumnya Mahmud Sardjujono berpendapat sesuai pasal 44 kuhap, kasus yang telah diputus bebas murni oleh pengadilan negeri seperti kasus yang dialaminya tidak bisa diajukan kasasi. Tetapi nyatanya hakim agung berpendapat berbeda. Karena itulah Mahmud berprasangka ada rekayasa hukum dalam kasus yang dialaminya.

Mahmud sendiri beberapa kali sempat muncul dalam beberapa acara public, seperti dalam musda Golkar Jember di hotel rembangan beberapa waktu lalu. Tetapi kejaksaan tidak melakukan penangkapan dengan alasan Mahmud masih dinilai kooperatif, hingga saat ini akhirnya kejaksaan negeri kehilangan jejak.

(667 views)
Tags: