Banleg Nilai Perda Kawasan Tambang Belum Terlalu Mendesak

Ketua Badan Legislasi DPRD Jember Lukman Winarno menilai perda kawasan tambang masih belum terlalu mendesak untuk dibahas. Sebab meski muncul protes dari warga, selama ini belum ada perdebatan tentang diperlukannya payung hukum di tingkat daerah untuk pertambangan.

Menurut Lukman, selama ini ada banyak aksi masyarakat baik yang menerima ataupun yang menolak tambang. Tetapi dalam pembahasan di tingkat komisi belum pernah ada usulan untuk membuat perda kawasan tambang. Sehingga Lukman berpendapat yang dibutuhkan saat ini adalah kajian menyeluruh tentang aktifitas tambang itu sendiri.

Sebab lanjut Lukman, antara aktifitas pertambangan dengan perda kawasan tambang merupakan persoalan yang bebeda. Meski demikian ada semangat DPRD Jember untuk menertibkan pertambangan di Jember, melalui peraturan daerah kawasan tambang. Tentu dalam pembuatannya masih harus menunggu perda rencana tata ruang tata wilayah propinsi Jawa Timur.

SPda prinsipnya lanjut Lukman, yang mendesak untuk dilakukan saat ini terkait tambang hanya menyiapkan kajian terhadap ijin pertambangan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Perda nantinya memang harus dibuat sebagai payung hukum agar tidak semua wilayah di Jember menjadi kawasan tambang. Tetapi perlu ada pemilahan dimana kawasan yang boleh ditambang, dan kawasan mana yang tidak boleh ditambang.

(704 views)
Tag: